“Ketahuilah bahwa jasad ini adalah segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik, maka akan menjadi baik semuanya, dan apabila segumpal daging itu jelek, maka akan jeleklah semuanya, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati. ” (HR. Al-Bukhari dam Muslim)

Macam-macam hati

1.   Hati Yang Sehat

Yaitu hati yang terbebas dari berbagai penyakit hati. Firman Allah: “(Yaitu) di hari yang harta dan anak-anak tidak akan bermanfaat kecuali siapa yang datang mengharap Allah dengan membawa hati yang selamat” (Asy-Syura:88-89)

2.   Hati yang Mati

Yaitu kebalikan dari hati yang sehat, hati yang tidak mengenal dengan rabbnya, tidak melakukan ibadah sesuai dengan perintahNya, dicintaiNya dan diridhaiNya. Bahkan selalu memperturutkan hawa nafsu dan syahwatnya serta kenikmatan dan hingar bingarnya dunia, walaupun ia tahu bahwa itu amatlah dimurkai oleh Allah dan dibenciNya.

3.   Hati Yang  Sakit

Yaitu hati yang hidup tapi ada penyakitnya, hati orang yang taat terhadap perintah-perintah Allah tetapi kadangkala juga berbuat maksiat, dan kadang-kadang salah satu diantara keduanya saling berusaha untuk mengalahkannya.

Apabila ia mencintai maka cintanya karena nafsunya, apabila ia membenci maka bencinya karena nafsu, apabila ia memberi maka itu karena nafsu, apabila ia menolak maka tolakannya atas dasar nafsu, maka nafsunya sangat berperan dalam dirinya, dan lebih ia cintai dari pada ridha Allah.

Penyakit-Penyakit Hati

1.   Iri Hati

Iri hati adalah suatu sifat yang tidak senang akan rizki/ rejeki dan nikmat yang didapat oleh orang lain dan cenderung berusaha untuk menyainginya. Iri hati yang diperbolehkan dalam ajaran islam adalah iri dalam hal berbuat kebajikan, seperti iri untuk menjadi pintar agar dapat menyebarkan ilmunya dikemudian hati. Atau iri untuk membelanjakan harta di jalan kebenaran

2.   Dengki

Dengki adalah sikap tidak senang melihat orang lain bahagia dan berusaha untuk menghilangkan nikmat tersebut. Sifat ini sangat berbahaya karena tidak ada orang yang suka dengan orang yang memiliki sifat seperti ini.

3.   Hasut / Provokasi

Hasud adalah suatu sifat  yang ingin selalu berusaha mempengaruhi orang lain agar amarah orang tersebut meluap dengan tujuan agar dapat memecah belah persatuan dan tali persaudaraan agar timbul permusuhan dan kebencian antar sesama,

4.   Buruk Sangka

Buruk sangka adalah sifat yang curiga atau menyangka orang lain berbuat buruk tanpa disertai bukti jelas.

5.   Fitnah

Fitnah lebih kejam dari pembunuhan adalah suatu kegiatan menjelek-jelekkan, menodai, merusak, menipu, membohongi seseorang agar menimbulkan permusuhan sehingga dapat berkembang menjadi tindak kriminal pada orang lain tanpa bukti yang kuat.

6.   Khianat

Khianat adalah sikap yang tidak bertanggung jawab atau mangkir atas amanat atau kepercayaan yang telah dilimpahkan kepadanya. Khianat biasanya disertai bohong dengan mengobral janji. Khianat adalah ciri-ciri orang yang munafik. Orang yang telah berkhianat akan dibenci orang disekitarnya dan kemungkinan besar tidak akan dipercaya lagi untuk mengemban suatu tanggung jawab dikemudian hari.

Obat Penyakit Hati

1.   Tidak Banyak Bicara

Terlalu banyak bicara dapat membuat hati kita menjadi keras. Berbicaralah yang tidak penting secukupnya dan hindari menjadi orang yang omong besar, omdo / omong doang, pembual, tukang bohong, ghibah, ngerumpi dan lain sebagainya. Banyak bicara dalam kebaikan boleh-boleh saja seperti untuk mengajar, petugas pelayanan, ngobrol biasa dengan teman, tetangga, keluarga dan lain sebagainya.

2.   Menjaga Emosi dan Nafsu

Emosi dapat membuat hidup menjadi tidak tenang. Oleh karena itu kita sebaiknya selalu menjaga emosi kita agar tidak menjurus ke penyakit hati. beberapa contoh nafsu yang harus kita tundukkan antara lain nafsu akan harta, nafsu seks, nafsu makan, nafsu jabatan, nafsu marah, nafsu mewujutkan impian, dan lain sebagainya. Salah satu cara untuk melatih emosi dan nafsu kita adalah dengan melakukan ibadah puasa, baik puasa sunah maupun puasa wajib ramadhan.

3.   Selalu Mengingat Allah SWT

Ada beberapa cara untuk selalu mengingat Allah SWT. Yaitu seperti dengan rajin shalat baik shalat wajib lima waktu, shalat tahajjud, shalat dhuha, shalat malam, dan lain-lain. Selain itu dzikir, doa dan mengaji atau membaca Al-Quran juga dapat menghindarkan kita dari penyakit hati. diharapkan dari mengingat Allah SWT kita menjadi takut atas ancaman Nya jika kita melakukan dosa yang disebabkan oleh penyakit hati dan perbuatan maksiat.

4.   Bergaul dengan Orang Shaleh

Dengan berteman dengan orang-orang yang penuh dengan penyakit hati, hanya akan menulari kita dengan penyakit-penyakit itu sehingga kita akan semakin jauh dari Allah. Salah pergaulan juga dapat menambah dosa akibat pergaulan maksiat yang baik disadari atau tidak telah kita lakukan. lain hal apabila kita bergaul dengan orang shaleh yang selalu menjaga dan membatasi dalam pergaulan agar mereka tidak terjerumus dalam maksiat.

Azmi Fajri Usman

Maestro Motivator