Cinta yang terhijab…oh begitukah ia..

Ketika manusia sering membuat orang frustasi  dan sering juga membuat orang bahagia dan salah tingkah, mengapa demikian, sebuah cinta adalah sebuah fitrah manusia yang suci dan terpendam kekuatan didalamnya. Banyak fenomena ketika ketulusan cinta muncul dari dalam diri initapi tak pernah kesampaian kepada si yang ingin dicintai, itu semua terjadi karena si pencinta belum memurnikan kecintaannya kepada apa yang dicintai, keikhlasan belum terpatri dengan baik, atau bahkan kesombongan lebih mengakar didalamnya. Sehingga sipencinta tidak pernah sampai pernah sampai kepada si yang ingin dicintai, kondisi seperti ini sering disebut dengan Cinta yang terhijab, karena ia selau dikotori oleh rasa sombong dan keriyaan hati.

Siapakah si pencinta dunia itu..??

Allah SWT berfirman: “ Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tentram  dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat kami, mereka itu tempatnya neraka, disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan (Yunus : 7-8)”

“Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak. (Al-hadid: 20)”

Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan  mereka didunia  dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.” (QS: Hud: 15-16)

Cukuplah bagi kita dengan beberapa ayat Al-Quran yang memberikan kecaman cukup keras kepada si pencinta dunia, cinta dunia, perasaan tentram terhadapnya, dan melupakan akhirat mengakibatkan perbuatan yang pelakunya berhak dimasukkan kedalam neraka, dengan sedikit renungan saja manusia bisa mengetahui perbuatan pecinta dunia yang berhak diganjar deganjar dengan neraka, sesungguhnya pemburu dunia tidak punya perhatian kecuali melampiaskan syahwat dan kelezatannya, dan mencapai ambisinya tanpa ikatan dan aturan, ia memburu wanita, khamar, usaha yang haram, permainan, kesia-siaan, perhiasan, kebangsaan, kedudukan dan setiap kelezatan dan membanggakan ia, sungguh celaka si pencari cinta dunia. Nah bagaimana dengan kita wahai saudara-saudariku yang kini engkau beranjak ingin menjadi yang terbaik dan terbaik untuk diri, keluarga dan kita semua.

Rasulullah bersabda yang artinya: Demi dzat yang menguasai diriku, sesungguhnya dunia itu lebih hina bagi Allah dari pada kambing ini bagi pemiliknya, seandainya dunia itu seimbang disisi Allah dengan sayap seekor nyamuk , niscaya Allah tidak akan memberikan minum kepada orang kafir dari seteguk air pun.

Belum yakinkah wahai saudaraku si pencari cinta dunia.

Sabda Rasulullah SAW: “Dunia itu terkutuk, terkutuklah apa yang ada didalamnya kecuali yang ditunjukkan kepada Allah SWT (Tarmidzi)

Cukuplah pernyataan tadi membuka hati kita. Lalu bagaimana dengan kita yang tidak punya strategi kecintaan yang jelas dalam hidup ini.

Semoga Allah membukakan pintu hidayah kepada kita semua. Amien

Azmi Fajri Usman

Maestro Motivator