Segala puji bagi Allah SWT yang telah menghidupkan kita dalam segala kesenangan dan kesusahan, kesedihan yang akhirnya memberikan kebahagiaan yang tak ada batas kepada hamba Nya. Sepantasnya kita terus bersyukur kepada Nya. Selawat dan salam kepada Baginda Nabi Muhammad SAW keluarga beserta sahabatnya.

Ibadah adalah suatu proses ketundukan kita dan kepatuhan kita kepada siapa yang kita taati, kita cintai bahkan segala-galanya bagi kita.

Agar ibadah bernilai dan bermakna maka ada tahapan ibadah yang harus dilakukan oleh sang pelaksana ibadah yaitu:

Adanya perasaan (Sumber pelaksanaan ibadah)

  • Merasakan begitu banyak nikmat Allah (QS. 16:18, 55:13)
  • Merasakan keagungan Allah SWT (QS. 7:54, 67:1)

Jika ini sudah ada pada setiap kita maka langkah selanjutnya adalah menfokuskan ibadah pada arah yang tepat. Tujuan yang tepat yaitu dengan cara:

  • Menghinakan diri (QS. 35:14)
  • Kecintaan (QS. 2:165)
  • Ketundukan (QS. 22:38-39)

Akhirnya muncullah disetiap jiwa kita rasa takut dan harap sebagai bukti sebuah penyerahan diri hamba.

At-tawazun (Keseimbangan

Jasad – Gizi Tubuh – Makanan (QS. 80: 20)

Akal – Gizi Akal – Ilmu (QS. 96:1)

Ruh – Gizi Ruh – Dzikrullah (QS. 73: 1-20)

Jika ini tercapai disetiap insan maka akan melahirkan kenikmatan lahir dan bathin (QS. 31:20)

Akhirnya mari kita jalani hidup dengan segala kecintaan kerinduan serta keistiqamahan di jalan Allah ini. Allahu Akbar.

Azmi Fajri Usman

Maestro Motivator